Header Ads

SMPN 17 Terendam Banjir, Siswa Terpaksa Belajar di Atas Genangan Air


Sejak pagi tadi, Selasa (28/11/2017), SMPN 17 Purworejo yang terletak di Desa Krendetan, Kecamatan Bagelen terendam banjir. Dari 24 ruangan, hampir separuh yang terendam banjir, kondisi paling parah dialami 4 ruang kelas di sekolah tersebut.
Salah satu guru SMP N 17 Purworejo Zoko Ian Isnanto mengungkapkan, air mulai naik sekitar pukul 08.00 WIB pagi tadi dengan ketinggian lebih dari setengah meter. Saat itu, sekolah sedang ada kegiatan belajar-mengajar, namun tiba-tiba air naik hingga masuk ke ruang kelas. Peristiwa ini, sontak membuat kegiatan belajar terganggu. Namun ia bersyukur, tidak ada kerusakan yang berarti akibat banjir tersebut.
"Tetap kita lanjutkan sampai pukul 11.40 WIB, walaupun dengan genangan air," terangnya, Selasa (28/11/2017) siang.
Menurutnya, lokasi ini sudah menjadi tempat langganan banjir, karena hampir setiap diguyur hujan deras dengan waktu yang cukup lama pasti sekolah tersebut langsung tergenang air. Hal ini disebabkan banyak drainase yang tersumbat sehingga aliran air tidak lancar dan justru meluap. Untuk itu ia berharap, pihak terkait segera melakukan langkah taktis, supaya kejadian ini tidak terus menerus terjadi. 
"Saya yakin bukan dari air sungai, sehingga murni drainase yang tidak lancar," tegasnya.
Sementara Sarwono warga sekitar menambahkan, peristiwa banjir ini memang sering terjadi. Selain menggenangi gedung sekolah, sejumlah rumah an bangunan lain di sekitar sekolah tersebut juga turut menjadi korban.
"Saya khawatir dengan curah hujan yang masih tinggi, pasti berpotensi genangan semakin tinggi," pungkasnya.
Sorotpurworeejo